BPBD Kabupaten Banjar Himbau Cuaca Ekstrem.

MARTAPURA, GLOBALMARTAMEDIA.COM

@ Membuka Jendela Dunia.

Kalsel/ Dalam menghadapi darurat bencana di musim penghujan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Banjar, BPBD Kabupaten Banjar mengeluarkan peringatan dini waspada cuaca ekstrem” Lanina, di 13 Kecamatan dan sekitarnya di Kabupaten Banjar, dengan potensi hujan lebat bisa menyebabkan banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung. (30/11/2021)

BPBD Kabupaten Banjar mengupayakan antisipasi dalam hal bencana banjir, Diantaranya adalah” Melaksanakan rapat koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait, Menyiapkan status siaga darurat banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, Menyiapkan posko siaga darurat banjir, SDM dan peralatan evakuasi. Melakukan sosialisasi dan himbauan melalui media.

Menurut Sekretaris BPBD,” Azhar Apansyah mengatakan, BPBD Kabupaten Banjar selalu mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem, mulai hujan secara sporadis, lebat dan durasi singkat, disertai petir juga angin kencang, hingga angin puting beliung.

“Cuaca ektrem itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung, terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana seperti Daerah Martapura Timur, Martapura Barat dan wilayah Pengaron,” Jelas Azhar Apansyah.

Hujan dengan intensitas cukup tinggi terjadi di wilayah Martapura dan sekitarnya mungkin salah satu disebabkan oleh fenomena” Lanina yang terjadi. Hujan tersebut menyebabkan di beberapa titik mengalami luapan dan genangan air seperti Daerah Guntung alaban, Jalan sekumpul dan sebagian di Jalan A Yani serta di daerah Desa Pasayangan depan Pondok Pesantren Darussalam.

“Daerah yang mengalami kenaikan debit air di wilayah Kabupaten Banjar adalah, Desa rampah kecamatan telaga bauntung (terdampak banjir) dan hasil pantauan patroli pagi, Desa pekauman kecamatan Martapura Timur. Mengalami kenaikan debit air sungai yang mengakibatkan adanya genangan di jalan sepanjang -+ 5 M dengan kedalam -+5 – 10 cm. Akan tetapi tidak menghambat aktivitas masyarakat,” terang Azhar Apansyah.

Kemudian Sekretaris BPBD Kabupaten Banjar,” Azhar Apansyah menambahkan, Kondisi air yang mengalami kenaikan adalah Desa Sungai Lurus Sambung Makmur, perbatasan antara Desa Mengkaok Pengaron. Juga Wilayah Kecamatan Sungai Tabuk di Desa Pembantanan mengalami kenaikan 5-15 cm. Dan juga BPBD Kabupaten Banjar memberikan Himbauan agar hati hati beraktivitas di air, hindari sungai yang berarus deras dan tebing rawan longsor.

baca juga :  Perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banjar Mulai Dibahas.

Sumber,” Dny/Arl/Elg (Gmm)