Kapal Feri Marabahan Tenggelam.

MARABAHAN, GLOBALMARTAMEDIA.COM

Kapal Feri penyeberangan milik M. Ruslan, Desa Bakumpai, yang membawa penumpang santri dari Desa Bahayalung Kecamatan Bakumpai Kabupaten Batola tenggelam, Minggu pukul 20:15 wita, Kapal Feri tersebut Berangkat dari Dermaga siring Marabahan menuju Dermaga penyebrangan Desa Lepasan, yang di Nahkodai oleh,” Nanang Kurnia alias Dandit (40) tahun, Warga jalan Atak Desa Bahalayung Kecamatan Bakumpai yang mengangkut penumpang santri  dengan jumlah sebanyak 70 orang, (21/04/2010).

  • Berpikir jernih dalam mengambil Tindakan agar Korban Terselamatkan.

Menurut saksi mata,” Abdurrahman alias Ado (36) tahun, warga Desa Lepasan RT 12 Kecamatan Bakumpai mengatakan, Sebelum sampai dermaga Desa lepasan, Sekitar jarak 10 meter hampir sampai ke Dermaga, Feri tersebut mengalami kebocoran dan air dengan cepat memenuhi badan kapal  dalam hitungan menit, namun sebelum feri tersebut tenggelam, para penumpang sudah melompat dengan selamat dan berada di Dermaga Feri Lepasan, Tidak ada korban jiwa dan luka-luka, Kerugian belum bisa di taksirkan,  kapal feri tersebut kelebihan penumpang dan juga disebabkan kebocoran pada lambung kapal,” Pungkasnya.

Puluhan santri tersebut usai menghadiri selamatan HUT ke-60 Bupati Batola Hj. Normiliyan di kediamaannya di kawasan Marabahan Kabupaten Batola. Kejadian begitu cepat, Fery penyeberangan yang diduga mengalami kebocoran tersebut tenggelam begitu cepat. Para santri Panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke dermaga dan pinggiran sungai. Santri berasil diselamatkan oleh warga dan Relawan Emergency T4 sekitar dermaga Lepasan, Alhamdulillah semua santri selamat sampai kerumah mereka. (Ays)

 

 

 

baca juga :  Satu Orang Tewas dalam Musibah Kebakaran di Kuala Kurun.